Senin, 08 Oktober 2012

ANTOLOGI PUISI KARYA DERY PRIATNA

    
          Sunyi

Terdiam ku disini
tak berkata dan tak bergerak
menyesali semua hal yang telah terjadi
hal yang tak bisa kumiliki sekali lagi...

Butiran debu ,hembusan angin menerpa diriku ...
Diriku yang terdiam tanpa sepatah kata pun..
Namun tak ada satupun yang ku rasa
yang ku rasa hanyalah SUNYI

kesunyian yang di akibatkan penyesalan terhadap masa lalu...
Begitu banyak masalah yang menerpa diriku...
Walau ku selalu bertahan , tapi hati tak bisa menahan kepedihan...

Namun kini ku sadar...
Hal itu adalah hal yang memang seharusnya terjadi...
Sebab seseorang
tak akan pernah menjadi kuat jika tak punya masalah...
Karena masalah membuat aku kuat.

Seperti sekarang
Aku percaya itu
Percaya dalam hatiku




      Kerinduan Hati


Ku pandangi kertas kosong dan mengukir kata
Kudengarkan detak jantung yang terus berputar
Kurasakan angin malam yang mulai menggigit
Ku tetap berlindung dalam selimut malam yang gelap

Mulai ku pikirkan kata demi kata
Yang akan ku ukir dalam sebuah media
Media tempat menggoreskan tinta
Tuk ungkapkan sejuta rasa

Gundah, gelisah mungkin itu yang kurasa
Menahan kerinduan hati akan datangnya cinta
Kutanya pada pepohonan dalam kegelapan
Diam membisu tak memberi harapan

Tuhan…
Mungkinkah ini perasaan ku saja?
Karena diriku tak kuasa menahan kesendirian?
Hingga menimbulkan sebuah keraguan
Akan kuasamu yang tak kunjung datang

Oh Tuhan…
Maakan atas kelancangan hambamu yang hina
Meragukan kuasamu yang tiada terkira
Kini kusadari Engkau pasti punya rencana
Rencana yang akan indah pada waktunya






Tidak ada komentar:

Posting Komentar