Sabtu, 27 Juli 2013

PUISI KARYA DAUD SUKAMTO

SEBATAS KERINDUAN

Semenjak kita bertemu
Tak berhenti getaran cinta ini
Merasuk mengisi jiwaku
Dalam hati kau telah terpatri

Bila malam telah menjelang
Ingin segera ku di peraduan
Bertemu engkau dalam mimpi
Walau kusadar itu hanya ilusi

Kutahu kerinduan ini sebatas bayang
Jauh disana cintamu telah kau tambatkan
Kerinduan ini hanyalah untukmu seorang
Kan kubawa sampai di pintu keabadian

Selasa, 23 Juli 2013

KABAR TERBARU

Salam Puisi,

Kami akan  memunculkan karya-karya yang lolos seleksi secara bertahap mulai 27 Juli dan 1 Agustus 2013. Kami juga akan mengusahakan supaya honor dapat Anda terima selambat-lambatrnya tiga hari setelah pemberitahuan via email.

Silakan terus mengirimkan karya-karya Anda. Mohon bersabar, karena kami akan menampilkan kembali karya-karya Anda mulai 1 Agustus 2013.

Selamat berkarya.

Istana Puisi


Senin, 10 Juni 2013

PUISI ISTIMEWA BULAN JUNI

Kauniah Cinta  (karya Boni Syams)

dari jantungku 
tinta tinta mengalir
partikel darah
tetes demi tetes
mengisi langkah
sepotong jiwa dalam takzim
mengerahkan senyawa daku melayang
menuju lubang pusaran air mata
mendesak sanubari
dihadapkan pada kebimbangan ...
 
batu, air, udara mendengarkan pohon khusyuk
dalam tafakur meresapi kajian ilahi
daun gugur
ranting patah
tiada suara kacau
pun kecemasan
meskipun ia akan tumbang
 
karena engkau
aku menulis sejarah
setapak masa lalu kenangan
menjelajahi liku
hitam lumpur
duri duri tajam
cukup menguras keringat kita
namun nasib telah tersirat
kemudian ...
kita jatuh berdarah
setelah itu air mata
pada kesenjangan titik akhir
menghitung nafasmu jiwaku semakin hilang dalam pukulan

dara...
pergilah bawa sayap sayapmu
kisah kita adalah hiasan kesedihan
kelak air mata kita menjadi rajah mutiara
cinta kita sudah dikultuskan
indah pada waktunya
syairku cukuplah yang menyimpan cerita kita
lara perjalanan memang harus
kita masih belajar dan menimbang rasa
apapun ini 
hadapi
karena pada dasarnya
cinta tak dapat ditafsirkan dengan kiasan hati
 
 
 

Selasa, 21 Mei 2013

ANTOLOGI PUISI BULAN MEI


                                                       Doa Cinta (karya Samito)



Saat sepi mengikat hati

Saat sunyi mendampingi insan
Malam gelap mengangkat tangan di atas sajadah
Untuk suatu sinar di hati
Bulan berlalu mengejar matahari tanpa henti
Sampai saat di ujung harapan
Saat kunci hati ditemukan
Pintu pun terbuka lebar
Namun, saat kesabaran menghadang
Keikhlasan atas cinta
Berjuang demi cinta sang pangeran
Dan pada akhirnya
Semua berjalan sesuai harapan
Dari hati yang terdalam



                  Teman, Cobalah Mengerti ( karya Dery Priatna)


Teman, cobalah mengerti...

Kupandang jauh ke angkasa
memandang lepas pada semua yang terlihat.
Malam ini Purnama membentangkan sinarnya
memberi cahaya pada malam yang pekat.

Engkau yang hatinya terluka
entah karena cinta atau cobaan lainnya.
Tumpahkan sakit itu dalam tangis
lupakan semua hingga tak ada lagi air mata.

Terlalu banyak waktu yang kau korbankan
pada kesedihan yang tak satupun orang peduli.
Terlalu besar harap yang telah kau bebankan
pada hal yang sebenarnya tidak kau mengerti.

Di sini ku dengarkan kau menangis
hingga air mata menghapus semua kesedihan mu.
Ku coba mengerti apa yang kau rasakan
walau ku tau rasa itu hampir membunuhmu.

Ingin ku cabut duri di hatimu
walau hanya dengan mendengar.

Kau tidaklah sendiri
Teman...
Cobalah mengerti..

Aku di sini ada untukmu
menemani hingga tak ada lagi sedih di wajahmu.


 



Catatan : Selamat untuk Sasmito dan Dery Priatna. Puisi Anda berdua berhasil tampil pada blog ini. Kami akan segera menghubungi Anda lewat email atau sms untuk konfirmasi nomor rekening. Insya Allah, honor akan dikirim selambat-lambatnya tiga hari setelah kami menerima balasan email atau sms Anda. Untuk lebih lengkapnya baca email dari istanapuisi@yahoo.com.



Sabtu, 18 Mei 2013

SALAM PUISI



Salam Puisi.
Karya- karya Anda akan kami munculkan kembali dalam waktu beberapa hari. Terima kasih atas kepercayaan Anda mengirimkan puisi kepada kami.
Hanya saja masih ada hal yang perlu diperhatikan terutama berkaitan dengan pengiriman honor. Tolong tulis nama lengkap dan nomor rekening Anda dengan benar, atau cek kebenaran nama dan nomor rekening Anda (mungkin ada bank yang mengganti nomor rekening para nasabah)  untuk memudahkan kami mengirimkan honor.
Terima kasih dan selamat berkarya.



Rabu, 10 April 2013

PUISI KARYA TRY MULYANA SEPTYANSYAH


 
Terpesona






Keindahan


Sunggguh Terpancar


Dari Bola Matamu


Hingga Menusuk Jantungku




Terdiam Hatiku


Dalam Senyumanmu


Merobek Keheningan


Dalam Jiwaku




Sejenak


Aku Bungkam Langkah Demi Langkah


Sejenak Aku Lempar Dayung Demi Dayung





Aku Tebarkan Pesona


Untuk satu Harapan


Untuk satu Keagungan


Untuk satu Keinginan






 Tersimpan satu Rasa


Dalam Jiwa


Terdapat Sedikit Luka 


 

Eloknya Harapan


Menjadi Sedikit Kepedihan


Memberi Warna


Yang Tak Terlupakan



Senin, 21 Januari 2013

ANTOLOGI PUISI AWAL TAHUN 2013

PETIR DAN HUJAN                      (Karya Dery Priatna)

Saat mataku memandang lepas
Pada hujan yang deras dan mencekam
Mendengar alunan petir yang menggelegar

Dengarlah sebuah melodi dari petir dan hujan
Menakutkan, mencekam, namun terdengar merdu di telingaku.
Gila?
Tidak, memang itu yang kurasa.

Hujan adalah melodi yang mengingatkan tentang masa lalu
Petir dengan kerasnya menyadarkan dari keterpurukan

Dua hal sederhana ini mungkin tak banyak yang menyadari.
Mereka mengajarkan arti penting kehidupan.
Masa lalu memang untuk dikenang saja.
bukan untuk hidup didalam nya. 




MEMORI                (Karya Mercia Namira)


Buyar diriku
Hampa diriku
Ada yang hilang....
Lupakan, lupakan

Siapa yang salah?
Aku? Aku dapat karma ku
Kamu? Kamu, benarlah kata mereka
Pikir ku samakah dengan pikir mu

Redup malam itu
Bait lagu terucap
Melihat mu....
Senang, ku bahagia

Tatap ku, tatapan mu
Teringat dalam gelapku
Senyum dalam lelapku
Tapi....Sudah, lupakan-lupakan